Pengantar Sistem Bangunan dan Utilitas

Kuliah-1 : Pengantar Sistem Bangunan dan Utilitas

Bangunan / Gedung dapat dilihat sebagai sistem yang utuh, yang mempunyai sub-sub sistem:
  • Sub Sistem Kulit Bangunan(E)
  • Sub Sistem Struktur(S)
  • Sub Sistem Interior(I)
  • Sub Sistem Utilitas(M)
  •  


Dalam Kegiatan professional, subsistem dikenal dengan disiplin keahlian, walaupun ada sedikit perubahan, sebagai contoh:
  • (A)Disiplin Arsitektur: bentuk, ukuran, tampilan bangunan, finishing, dll
  • (S) Disiplin Struktur: struktur bangunan, sipil (cut&fill), drainase, culvert, dll
  • (E,M) Disiplin Mekanikal & Elektrikal:elektrikal (lampu, alarm, daya, telp., dll), mekanikal (pipa, air, limbah, AC, elevator, dll)
  • ( I ) Disiplin Interior: furniture, unsur pelengkap ruangan, dll
  • (L) Disiplin Lansekap: Layout tanaman, jenis tanaman, elemen-elemen lansekap dll

Disiplin-disiplin lain seperti: kitchen, stage-lighting, acoustical, fa├žade, safety & security system, rangka atap baja, perawatan bangunan, operasional bangunan, dll.

UTILITAS DAN JENIS BANGUNAN

Dalam Proses Perancangan, terdapat Tiga Jenis Bangunan:
  • Bangunan Sederhana

    Arsitek harus menguasai A, S, E, M, I, L, belum perlu melibatkan disiplin/ahli khusus
  • Bangunan Tidak Sederhana

    - Arsitek harus menguasai (A)
    - Dibantu Ahli Struktur (S)
    - Dibantu Ahli Elektrikal (E)
    - Dibantu Ahli Mekanikal (M)
    - Dibantu Ahli Interior (I)
    - Dibantu Ahli Lansekap (L)
  • Bangunan Khusus

    Seperti pada bangunan tidak sederhana, tetapi ditambah beberapa tenaga ahli (sesuai tuntutan kekhususan bangunan)

PROSES PERANCANGAN BANGUNAN & SUBSISTEM

Proses perancangan bangunan dapat dibagi atas beberapa tahap, yaitu:
  • Tahap gagasan
  • Tahap prarancangan
  • Tahap pengembangan rancangan
  • Tahap detail rancangan

Dari masing-masing tahapan diatas peran arsitek sangat penting, selain sebagai pencetus ideuntuk figur bangunannya, juga sebagai koordinator dalam penyelesaian gambar rancanganbangunannya.
Koordinator yang dimaksud disini adalah arsitek harus mengkoordinasi disiplin/ahli-ahliseperti sipil/ struktur, mekanikal, elektrikal, dan lain-lain.

Peran arsitekpada masing-masing tahap dalam perancangan

Arsitek pada saat proses perancangan agar dapat berkomunikasi, berkoordinasi, berkolaborasi, dan lain-lain perlu mempunyai pengetahuan tentang:
  • Struktur
  • Mekanikal, dan
  • Elektrikal.

Pengetahuan mekanikal dan elektrikal pada bangunan dibahas pada mata kuliah ini

LINGKUP SISTEM UTILITAS BANGUNAN

AHLI LAIN

  • Pemeliharaan Bangunan
  • Perawatan Bangunan
  • Manajemen Operasional
  • Odor (bau)
  • Pencemaran, Polusi
  • Energi (Surya, minyak,dll)
  • Kesehatan Bangunan

 

PENGETAHUAN UTILITAS UNTUK MENUNJANG DESAIN

 

 

 

Utilitas dan Daur Hidup Proyek (Project Life Cycle)


◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Materi Kuliah Arsitektur - All Rights Reserved B-Seo Versi 3 by Bamz